Sering malu karna sujud, hanya bila tertekan, duhai gadis yang mengaku-ngaku dewasa. Konon kebal membeku, dididihkan pun tak mampu, ini dia si jago pemalu, Bila kau pikir aku sekuat itu,Dua empat tujuh aku bahagia.Kau salah kawan,ku dilindungi dendangan, Ini musikku dia pagar jarak pandangmu (Tulus~Bunga Tidur)

Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juni 2012

Ketika Cinta Bertasbih 2

Kemarin malam, mataku enggan untuk menjemput mimpinya, dan aku memutuskan menonton televsi, pas banget ada film "ketika cinta bertasbih 2/Habiburrahman El Shirazy". (18/06/12)

Ada beberapa bagian yang menarik perhatianku dalam film itu, pertama ketika azzam yang sedang terkulai lemas di rumah sakit dan dijenguk oleh calon istrinya vivi, azzam berkata kepada vivi.

"dengan keadaanku yang sekarang, kau tau bahwa kita tidak bisa melaksanakan pernikahan dalam waktu dekat ini. kau kan seorang dokter, mestinya kamu tahu kapan kakiku bisa sembuh dan berjalan kembali.jika kamu ingin menerima pinangan lelaki lain, silahkan. karena kita tidak dalam suatu ikatan akhad nikah"


kedua, anna dilamar furqon, aku tertarik dengan syarat ke 2 yang diajukan bahwa selama anna masih dalam keadaan yang sehat dan bisa memenuhi kewajibannya menjadi seorang istri, furqon tidak boleh menikahi wanita lain. dalam film itu pun dijelaskan bahwa anna tidak mengharamkan sunah rasul yaitu poligami. seperti perumpamaan jengkol yang dikatakan anna 
"misalnya dalam suatu rumah tangga salah satu dari kami tidak suka bau jengkol, sehingga di rumah itu tidak ada yang makan jengkol" dan diteruskan oleh pertanyaan anna yang sangat cerdas "apa dalam kisah itu saya mengharamkan memakan jengkol??"